Pages

November 18, 2011

Belajar Ikhlas


Jika ada suatu perubahan maka perubahan itu datang dari diri kita sendiri, jika ada perbedaan maka kita sendirilah yang menciptakan perbedaan itu, hidup ini sebenarnya datar bagaikan air mengalir yang tenang dan terus mengalir melewati jalurnya, tapi mengapa terkadang terasa hidup ini begitu menyulitkan dan bahkan menyesakkan dada, jawabannya hanya ada satu, kita tak pernah ikhlas dalam hidup ini.

Sulit memang… ya… itu benar tapi mudah benar..ya itu juga tidak salah, orang yang selalu ikhlas dalam hidupnya memandang keikhlasan bagaikan sebuah kebutuhan, tapi orang yang sulit melakukan keikhlasan dalam hidupnya memandang keikhlasan sebuah penderitaan.

Ada kisah seorang remaja yang kesehariaanya amat pintar pada suatu ketika tanpa ia sadari nilai nya lebih rendah dari pada teman sebangkunya, anak tersebut menangis dan tidak mau berteman dengan teman sebangkunya, anak tersebut menyesal coba saja dia belajar giat lagi dan banyak lagi unek2 yang ia lontarkan, lalu dia melihat temannya yang tidak begitu pintar masih tertawa riang walau anak itu tak pernah juara.

kemudian ia bertanya : kenapa dirimu tak sedih jika tak dapat juara, dan kenapa kau tak benci terhadap teman2mu yang juara?, anak tersebut dengan wajah lugu menjawab; tugas ku hanya belajar sungguh2 masalah juara itu urusan yang kuasa, jika aku belum juara maka itu bukan rezeki ku.

Remaja itu hanya diam, jangan kan untuk mencoba ikhlas dengan keadaan, bersyukurpun aku tak pernah akan juara yang selama ini ku raih.

Ada seorang wanita dengan dua anak, pada saat anak2 nya sudah remaja, tiba-tiba suaminya pergi, ibu tersebut shock, dan benar2 tidak terima dengan keadaan,keluar masuk rumah sakit pun dilaluinya, paranormalpun telah letih didatanginya, pada suatu hari ia melihat ibu2 dengan 8 anak tanpa suami harus memungut barang bekas untuk memenuhi kehidupannya, tiba2 saja ia berhenti dan menghampiri ibu tersebut lalu bertanya dengan wajah penasaran : “ bu…tidak letihkah anda..? lalu mana suami anda..?

Ibu tersebut menjawab kenapa harus letih jika semua ini kujalani dengan ikhlas dan hanya mengharapkan ridho YME, suami ku telah pergi 5 tahun yang lalu, aku yakin Tuhan pasti akan memberikan ganti yang lebih baik, mungkin melalui kebahagiaan dari anak2ku, karena semua ini adalah kehendak yang kuasa, kami sekeluarga selalu berusaha dan tetap Tuhan yang menjadi pengadilan yang paling adil dan bijaksana.

Ibu tersebut hanya diam, jangan kan menerima keadaan dengan ikhlas pun aku tak pernah.

***

Cukup 2 cerita singkat itu membawa kita pada sebuah arti, begitu indah sebuah keikhlasan dan begitu pahit jika keindahan hidup ini tak pernah kita syukuri.

Ingatlah!!!

Ketika kerjamu tak dihargai, maka saat itu kau sedang belajar tentang ketulusan

Ketika usahamu dinilai tak penting, maka saat itu kau sedang belajar tentang keikhlasan

Ketika hatimu terluka dalam maka saat itu kau sedang belajar tentang memaafkan

Ketika kau merasa lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang kesungguhan.

October 27, 2011

Sejarah Singkat, Fungsi, Cara Kerja & Komponen Motherboard



Motherboard pertama kali dibuat pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Sebagai informasi, dulu komponen-komponen komputer seperti seperti CPU dan memori ditempatkan di satu kartu tersendiri, dan dihubungkan dengan kabel-kabel. Tampilannya sangat ruwet.

Karena sangat repot menghubungkan satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk komputer punya ide untuk membuat satu tempat khusus untuk menampung berbagai periferal komputer. Terciptalah suatu papan lebar yang berisis beragam slot sebagai tempat menyolokkan komponen-komponen PC. Papan itu dinamai motherboard.

Pada pengembang awal dari motherboard adalah perusahaan Micronics, Mylex, AMI, Huppauge, Orchid Technology, Elitegroup, dan DFI. Selain itu, masih ada beberapa produsen moherboard lain dari Taiwan. Antara tahun 1980 sampai 1990, penggabungan beberapa fungsi periferal ke dalammoterboard mendorong pencitraan motherboard ke dalam bentuk yang makin ekonomis. Integrasi pertama yang dilakukan adalah dengan menggabungkan slot kibor, mouse, dan floopy drive, serta port serial dan port paralel ke dalam motherboard. Jika Anda perhatikan, hingga saat ini standar bentuk dari motherboard pun masih berubah-ubah. Standar awal yang pertama kali digunakan digunakan adalah PC/XT, dan dipakai IBM. Setelah itu, muncul lagi AT (Advance Technology). Setelah AT, muncul standar baru yang hingga kini masih digunakan, yaitu ATX (Advance Technology Extension). Standar ATX lalu dimodifikasi menjadi Mini ATX dan Micro ATX.

Saat ini, Intel juga mengeluarkan standar BTX (Balanced Technology Extension). Sayangnya, pasar belum tertarik untuk menggunakannya. Produsen komputer VIA juga mengeluarkan standar yang dipakainya sendiri, yaitu mini ITX. Perubahan dalam desain dan teknologi motherboard terus berkembang. Di awal tahun 2000-an, pengintegrasian diperluas. Motherboard kini dilengkapi fitur sound dan VGA yang langsung menempel di badannya, istilah lainnya onboard. Fitur lainnya yang kini bisa didapat dari beberapa motherboard berupa konektivitas USB, FireWire, dan LAN.



tentang fungsi, cara kerja dan beberapa komponennya, silahkan sedot di sini

October 21, 2011

Processor

Processor adalah suatu alat digital yang menerima data dari sejumlah saluran masukan, memproses data menurut ketentuan-ketentuan program yang disimpan dan menghasilkan sejumlah sinyal keluaran sebagai akibat dari pemrosesan data tersebut


Pada Mikroprocessor, memiliki 3 saluran utama yang menghubungkan komponen-komponen di dalam komputer, yang memungkinkan processor berkomunikasi dengan memori dan perangkat I/O, yaitu
Bus data:
Bus Alamat:
Bus Pengendali:
silahkan download materinya disini

July 09, 2011

MISTERI BENTUK ALAM SEMESTA


“Sebelum kiamat datang, apa yang sekarang di lakukan oleh malaikat Isrofil?”
Jawabnya, “Sedang membersihkan terompetnya.” Mungkin yang ada di benak kita malaikat Isrofil itu seperti sesosok seniman yang asyik mengelap terompet kecilnya sebelum tampil diatas panggung.

Sebenarnya seperti apa sih terompetnya — atau yang biasa juga dikenal dengan sangkakala– malaikat Isrofil itu? Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja. Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet. Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).



Bentuk Alam Semesta

Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :
“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk. Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.

Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja. Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”

Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.

“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”

Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, konon pula si peniupnya dan konon lagi sang penciptanya? Allahu Akbar!

Wallahua'lam Bisshowab


July 04, 2011

Belajar Pada ALam Lagiii...

Tak ada guru yang lebih baik dari alam semesta ini. Segala sesuatunya selalu memberi pelajaran yang berharga bagi kita. Karena alam adalah guru yang sejati. Karena dari alamlah kita bisa belajar tentang segalanya.
Kita belajar tentang kerendahan hati dari air yang mengalir. Tak ada zat yang lebih lembut daripada air. Namun, tak ada benda sekeras apa pun yang tak dapat dihancurkannya.

Kita belajar tentang kejujuran dari beningnya embun di pagi hari. Demikian jernih dan terang, tak ada sesuatu yang tersembunyi. Sebab segala sesuatu itu transparan adanya. Kebusukan atau keculasan, akan ketahuan karena hanya bertabir waktu.
Kita belajar tentang cinta dari matahari. Ia setia menyiram bumi dengan sinarnya yang perkasa. Hanya memberi, namun tak harap kembali. Karena begitulah mestinya cinta. Memberi, memberi, dan memberi.
Kita belajar tentang kerukunan dari konvoi semut di dinding. Kemana pun mereka pergi, selalu beriring berurutan, bertegur sapa, bergotong royong, berbagi, dan saling menolong.
Kita belajar tentang keberanian dari angin yang berbisik. Desau angin yang bergulir, menelusup ke setiap sudut, tak ada sesuatu yang tak terlewati. Tak gentar, meski harus menembus kegelapan.
Kita belajar tentang kekuatan dari rumpun ilalang. Lemah jika sendiri, namun akan teguh dan ulet jika bersatu.http://www.blogger.com/img/blank.gif
Kita belajar tentang kehidupan dari rerumputan. Sekali mati, ia akan hidup kembali. Tak ada racun yang bias membuatnya mati abadi. Sebab Allah telah memberinya kekuatan untuk selalu bersemi.
Kita belajar tentang rezeki dari – sekali lagi – air yang mengalir. Air selalu mengalir, mengisi kekosongan di mana saja. Karena begitulah yang namanya rejeki. Selalu mengalir, mengisi kekosongan di mana saja. Sebab dari Allah-lah rezeki itu datang, dan dari Allah-lah rezeki itu selalu datang. Selalu datang dan tak pernah berhenti, karena Allah Sang Maha Memberi.
Kita selalu berguru kepada alam. Kita selalu belajar dari alam. Karena alam dan kita, satu adanya.


Thanks to >>> Che Susanto